Rabu, 29 Juni 2016

Analisis Laporan Keuangan


Laporan keuangan dalam akuntansi dibagi menjadi :
1) Laporan Laba Rugi
Merupakan aporan atau ringkasan kegiatan operasi perusahaan selama satu periode, umumnya adalah satu tahun dan berakhir 31 Desember xx.
(2) Neraca
Merupakan ringkasan posisi kekayaan perusahaan pada saat tertentu. Neraca berisi asset/kekayaan yang dimiliki perusahaan dan sumber dana untuk membiayai asset tersebut
(3) Laporan Perubahan Laba Ditahan
Laporan Perubahan Laba Ditahan menunjukkan laba yang diperoleh perusahaan dan dividen yang dibayarkan selama satu periode
(4) Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas merupakan ringkasan arus kas selama satu periode. Laporan ini menunjukkan perubahan arus kas yang terjadi karena kegiatan operasi, investasi dan financial sehingga posisi/saldo kas berubah.

Laporan keuangan harus memiliki 4 karakteristik yaitu: 
1.Relevan (relevant)
artinya informasi yang terkandung didalam laporan keuangan yang disajikan sesuai dengankebutuhan para pengguna sehingga memberi manfaat dalam pembuatan keputusan sesuaidengan kepentingan masing- masing. Informasi yang relevan adalah;
(a) Memiliki manfaat umpan balik
(b) Memiliki manfaat prediktif 
(c) Tepat waktu
(d) Lengkap
 2. Andal
Artinya informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dankesalahan material, menyajikan setiap fakta secara jujur serta dapat diverifikasi. Informasidisebut andal jika;
(a) Disajikan secara jujur
(b)Dapat diverifikasi
(c)Netralitas
3.Dapat dibandingkan
Artinya informasi yang terkandung dalam laporan keuangan akan lebih bermanfaat jikadapat dibandinkan dengan laporan keuangan priode sebelumnya ataau laporan keuanganentitas pelaporan lain pada umumnya .
4. Dapat dipahami
Impormasi yang di sajikan dalam laporan keuangan dapat di pahami oleh pengguna dannyatkan dalam bentuk serta istila yang di sesuaikan dengan pemahaman para pengguna

Tujuan Analisis Laporan Keuangan

Analisis laporan keuangan yang dilakukan dimaksudkan untuk menambah informasi yang ada dalam suatu laporan keuangan. Secara lengkap kegunaan analisis laporan keuangan ini dapat dikemukakan sebagai berikut:
1.   Dapat memberikan informasi yang lebih luas, lebih dalam daripada yang terdapat dari laporan keuangan biasa.
2.   Dapat menggali informasi yang tidak tampak secara kasat mata (explicit) dari suatu laporan keuangan atau yang berada di balik laporan keuangan (implicit).
3.    Dapat mengetahui kesalahan yang terkandung dalam laporan keuangan.
4.    Dapat membongkar hal-hal yang bersifat tidak konsisten dalam hubungannya dengan suatu laporan keuangan baik dikaitkan dengan komponen intern laporan keuangan maupun kaitannyadengan informasi yang diperoleh dari luar perusahaan.
5.  Mengetahui sifat-sifat hubungan yang akhirnya dapat melahirkan model-model dan teori-teori yang terdapat di laporan seperti untuk prediksi, peningkatan (rating).




Contoh Soal :
Pada tanggal 31 Desember 2010 perusahaan jasa Laundry Necis menyajikan data sebagai berikut:

Kas                                                    Rp.   1.218.000
Perlengkapan                                     Rp.       475.000
Peralatan                                            Rp. 27.600.000
Akum Penyusutan Peralatan                                            Rp.   2.410.000
Utang usaha                                                                    Rp.   1.365.000
Modal Armando                                                             Rp. 17.112.000
Prive Armando                                  Rp.    1.250.000
Pendapatan Jasa                                                             Rp. 24.915.000
Beban Gaji                                        Rp.    7.920.000
Beban sewa                                       Rp.    1.820.000
Beban iklan                                       Rp.    1.115.000
Beban lain-lain                                   Rp.      794.000
Beban perlengkapan                          Rp.    1.570.000
Beban asuransi                                  Rp.       315.000
Beban penyusutan peralatan              Rp.     1.810.000
Utang gaji                                                                       Rp.         85.000
                                                        Rp. 45.887.000      Rp. 45.887.000

Dari data di atas buatlah :
1. Laporan laba rugi
2. Laporan perubahan modal
3. Neraca per 31 Desember 2010

Penyelesaian :
1. Laporan laba rugi

Laundry Necis
LAPORAN LABA RUGI
31 DES 2010
 
PENDAPATAN
Pendapatan Jasa                                                                             Rp. 24.915.000


BIAYA-BIAYA
B. Gaji                       Rp. 7.920.000
B. Sewa                     Rp. 1.820.000
B. Iklan                      Rp. 1.115.000
B. Lain-lain                Rp.    794.000
B. Perlengkapan         Rp. 1.570.000
B. Asuransi                 Rp.    315.000
B. Peny Peralatan       Rp. 1.810.000        +      
                                                                                                       Rp. 15.344.000      -


                                                            Laba Bersih                                                                                  Rp.  9.571.000



 2. Laporan perubahan modal dan neraca

Laundry Necis
LAPORAN PERUBAHAN MODAL
31 DES 2010
 
Modal Awal                                                           Rp.  17.112.000


Laba Bersih                Rp.   9.571.000
Prive                            Rp.  (1.250.000)
-


 Penambahan Modal                                          Rp.     8.321.000   +
                                 

Modal Akhir                                                        Rp.  25.433.000           




3. Neraca per 31 Desember 2010


Laundry Necis
NERACA
31 DES 2010
 

Aktiva

Aktiva lancar :

Kas                   Rp. 1.218.000
Perlengkapan  Rp.    475.000 +


Total Aktiva Lancar                  Rp. 1.693.000

Aktiva Tetap :

Peralatan        Rp. 27.600.000
Akum Peny-    Rp. (2.410.000)
Peralatan


Total Aktiva Tetap                    Rp. 25.190.000 +


TOTAL AKTIVA                      Rp. 26.883.000




Pasiva 

Kewajiban :

Kewajiban Lancar :
Utang Usaha                         Rp.  1.365.000
Utang Gaji                             Rp.        85.000 +


Total Kew. Lancar                                                  Rp.  1.450.000

TOTAL KEWAJIBAN                                             Rp.  1.450.000

Modal :

Modal                                      Rp. 25.433.000

TOTAL MODAL                                                     Rp. 25.433.000


TOTAL KEWAJIBAN + MODAL                         Rp. 26.883.000



Nama: Mustofa Kemal
Kelas: 1EA25
NPM: 14215855


LAPORAN ARUS KAS (STATEMENT OF CASH FLOW)

Cara membuat Laporan Arus Kas ada 2 metode yang digunakan yaitu metode langsung dan metode tidak langsung dimana letak perbedaan dalam 2 metode ini hanya terdapat dalam kegiatan operasinya sedangkan kegiatan pendanaan dan investasi sama.
·         Metode Langsung
a. Laporan arus kas disusun dari buku Kas
b. Pada saat pencatatan setiao transaksi kas, harus digolongkan langsung ke dalam 3 jenis aktivitasnya agar mempermudah penyusunan.
·         Metode Tidak Langsung
a. Laporan Arus Kas disusun dari Laporan Keuangan (laporan posisi keuangan atau neraca atau laporan Laba Rugi)
b. Tidak diperlukannya penggolongan seperti dalam metode langsung.

Contoh soal :
Laporan keuangan PT.Karya Abadi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 :
Laba bersih                                                                             Rp. 150.000.000
Penjualan                                                                                Rp. 750.000.000
Harga Pokok Penjualan                                                           Rp. 450.000.000
Beban Penyusutan                                                                   Rp.   80.000.000
Beban operasi                                                                         Rp.   62.000.000
Beban Bunga                                                                          Rp.     8.000.000
Pengumuman Deviden dan dibayar                                           60% dari Laba

Neraca komperatif untuk beberapa akun tertentu menunjukkan salo sebagai berikut :
Keterangan
31 Desember 2009
31 Desember 2008
 Piutang Usaha
Rp. 30.000.000
Rp. 55.000.000
 Persediaan
Rp. 70.000.000
Rp. 40.000.000
 Utang Usaha
Rp. 25.000.000
Rp. 40.000.000
 Utang Bunga
Rp. 0
Rp.   2.000.000

Ditanya : Hitunglah jumlah kas bersih yang dihasilkan/digunakan dalam aktivitas untuk tahun 2009 baik menggunakan metode langsung maupun metode tidak langsung!

Jawab :

  • Metode Langsung/Direct Method : 
Arus Kas dari kegiatan operasi :

Kas diterima dari pelanggan ....................................................... Rp. 775.000.000
(berasal dari Penjualan + Piutang yang dibayar)
Kas dibayar untuk Persediaan ................................................... (Rp. 495.000.000)
(berasal dari HPP + Penambahan persediaan + Pen Utang)
Kas dibayar untuk beban operasi .............................................. (Rp.   62.000.000)
Kas dibayar untuk bayar bunga ................................................. (Rp.   10.000.000)
(berasal dari beban bunga + utang bunga yang telah dibayar)

Net Cash Flow from Operating Activities ............................. Rp. 208.000.000 

  • Metode Tidak Langsung/Indirect Method :
Arus kas dari Kegiatan Operasi :
Laba Bersih ............................................................................ Rp. 150.000.000
Penyusutan ............................................................................. Rp.   80.000.000
Penurunan dari Akun Piutang .................................................. Rp.   25.000.000
Peningkatan Persediaan ......................................................... (Rp.  30.000.000)
Penurunan dari Akun Utang ................................................... (Rp.   15.000.000)
Penurunan dari Akun Bunga ................................................... (Rp.     2.000.000)


Net Cash Flow from Operating Activities .........................  Rp. 208.000.000  

Pembayaran restitusi pajak penghasilan adalah pengembalian kelebihan pembayaran pajak yang telah dibayar oleh wajib pajak.




Nama: Mustofa Kemal
Kelas: 1EA25
NPM: 14215855
Investasi


Investasi adalah mengeluarkan sejumlah uang atau menyimpan uang pada sesuatu dengan harapan suatu saat mendapat keuntungan yang lebih dari uang yang dikeluarkan.Investasi dibagi menjadi dua yaitu :
1. Investasi jangka panjang
Investasi jangka panjang adalah investasi dimana dana yang dimasukkan akan diputar dan baru dapat dicairkan setelah jangka waktu yang cukup lama. Berikut ini adalah beberapa contoh diantaranya:
·         Saham merupakan salah satu investasi jangka panjang. 
      Investasi saham adalah investasi pada saham modal perusahaan.
    Investasi saham dapat dibuat jurnalnya menggunakan metode biaya            dan metode ekuitas. Kepemilikan kurang dari 20% menggunakan             methode biaya yaitu mencatat pembelian pada investasi saham,          mencatat dividen, mencatat penjualan saham. Sedangkan     kepemilikan antara 20% dan 50% menggunakan metode ekuitas yaitu    mencatat akuisi investasi saham, mencatat pendapatan dan           dividen.
·         Properti merupakan salah satu investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan.karena harga properti akan terus merangkak naik dari tahun ke tahun. 
·         Membeli dan menyimpan emas dan berbagai logam mulia. 


Investasi jangka panjang memiliki beberapa tujuan, yaitu :
1.         Untuk mengendalikan perusahaan lain, supaya dapat menjamin bahan atau pasar yang diperlukan. 
2.    Untuk memperoleh bagian laba (deviden)
3.    Untuk mendapatkan capital gain.
4.    Untuk menguasai pesaing.
5.    Untuk membentuk dana tertentu

2. Investasi jangka pendek
Investasi jangka pendek adalah investasi dimana dana yang dimasukkan akan diputar dan baru dapat dicairkan setelah jangka waktu yang relatif singkat. Berikut ini adalah beberapa contoh diantaranya:
·         Deposito
Apabila Anda menginginkan persentase bunga dan tingkat mengembalian investasi yang lebih tingi, Anda bisa mencoba berinvestasi dengan produk deposito.
·         Tabungan
Menabung di bank menjadi salah satu contoh investasi harta dalam jangka waktu yang pendek. Uang yang anda tabung di bank mudah untuk anda cairkan namun, hasil yang didapatkan sedikit.


Mengapa perusahaan perlu berinvestasi pada sekuritas utang dan saham ?

Apabila perusahaan memiliki dana yang melebihi kebutuhan operasinya, maka dana yang berlebih dapat diinvestasikan dalam berbagai bentuk, baik investasi dalam asset tetap maupun asset liquid (asset lancar). Perusahaan melakukan investasi denagan cara membeli sekuritas utang atau sekuritas saham, karena :
·   Merupakan suatu cara perusahaan untuk berinvestasi, apabila perusahaan mengalami kebangkrutan maka perusahaan masih memiliki asset berupa investasi dalam bentuk sekuitas utang dan saham.
·   Perusahaan melakukan investasi karena alas an stratejik yang bentuknya bisa bervariasi, mulai dari hanya sekedar memiliki pengaruh atas perusahaan lain, hingga mengendalikan perusahaan lain dengan cara memiliki atau menguasai saham-saham yang diterbitkan perusahaan lain tersebut.


Contoh soal investasi saham
            Kepemilikan kurang dari 20%
1.      Mencatat pembelian pada investasi saham
pada 1 juli 2005, sanchez corporation membeli 1.000 lembar saham biasa beal corporation. Sanchez membayar sebesar $40  per lembar ditambah komisi broker sebesar $500. Jurnal untuk pembelian ini adalah.
invetasi saham = 1.000 x $40 + $500
                            = $40.500
Maka jurnalnya :        
1 juli      Investasi Saham                    $40.500
                                          Kas                                                      $40.500



2.      Mencatat dividen
pada tanggal 31 desember sanchez corporation menerima deviden per saham sebesar $2,00. Maka jurnalnya adalah.
Pendapatan deviden = 1.000 x $2
                                      = $2.000
Maka jurnalnya :
31 des     Kas                                                   $2.000
                        Pendapatan deviden                           $2.000

3.      Mencatat penjualan saham
 Pada 10 februari 2006 Sanchez corporation menerima hasil penjualan bersih sebesar 39.500. sedangkan pada tanggal 1 juli 2005 sanchez membeli saham beal corporation sebesar 40.500 . timbul kerugian yang di alami sanchez corporation atas penjualan tersebut. Maka jurnalnya adalah.
Kerugian sanchez corporation       = 40.500 – 39.500
                                                            = 1.000
Maka jurnalnya
10 feb    kas                                                                      $39.500
               Kerugian atas penjualan investasi saham          $  1.000
                        Investasi saham                                                          $40.500                      
                        Kepemilikan antara 20% dan 50%
1.      Mencatat akuisisi Investasi Saham
Pada tanggal 1 januari 2005 milar corporation membeli 30% saham biasa beck company seharga $120.000 . jurnal untuk mencatat transaksi ini adalah.
1 jan   Investasi saham            $120.000
                  Kas                                                            $120.000





2.      Mencatat pendapatan dan deviden
Pada tanggal 31 desember 2005 beck comp. Melaporkan laba bersih sebesar $100.000. beck mengumumkan dan membayarkan dividen kas sebesar $40.000 . milar harus mencatat bagiannya atas laba bersih beck dan pengurangan pada akun investasi atas dividen yang diterima. Jurnalnya adalah.
Pendapatan atas laba bersih beck = $100.000 x 30%
                                                            = $30.000
Maka jurnalnya
31 des   Investasi Saham                                        $30.000   
                   Pendapatan atas laba bersih beck                         $30.000


Dividen yang diterima = $40.000 x 30%
                                        = $12.000
Maka jurnalnya
31 des   Kas                                        $12.000
                        Investasi saham                                   $12.000
  

Nama: Mustofa Kemal Ridha
Kelas: 1EA25
NPM: 14215855