Rabu, 04 November 2015

 BAB 2 MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


NAMA  : Mustofa Kemal Ridho
KELAS : 1EA25
NPM     : 14215855
TUGAS SOFTSKILL MINGGU KEDUA
       

A.      MANUSIA
     Manusia di alam dunia ini memegang peran yang  unik, dan dapat dipandang dari banyak segi. Dalam ilmu eksakta, manusi dipandang sebagai kumpulana dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan system yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia). Manusia merupakan kumpulan dari energy fisik (ilmu fisika). Manusia merupakan ilmu biologis dalam golongan mahluk mamalia (biologi). Dalam ilmu social sering disebut homo econnomicus (ilmu ekonomi). Manusia merupakan mahluk social (sosiologi). Mahluk yang selalu memiliki kekuasaan (politik). Mahluk yang berbudaya disebut (filsafat). Dan lain sebagainya.

      Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia.
1)      Manusia itu terdiri dri empat unsur yang saling terkait, yaitu
a.       Jasad, yaitu : badan kasar manusia yang nampak luarnya, dapat, difoto dan menempati ruang dan waktu.
b.      Hayat, yaitu : mengandung unsur hidup, yang ditandai dengan gerak.
c.       Ruh, yaitu : bimbingan dan pimpinan tuhan.
d.      Nafs, dalam pengertian diri atau kekuatan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri.
2)      Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur yaitu :
a.       Id, yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak Nampak. Id merupakan libido mumi. Atau energy psikis yang menunjukan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex. Yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id diatur oleh prinsip kesenangan, mencari kepuasan instingtual libidinal yang harus dipenuhi baik secara langsung melalui pengalaman seksual. Obyek yang nyata dari pemuasan kebutuhan langsunng dalam prinsip kesenangan ditentukan oleh tahap psikoseksual dari perkembangan individual.
b.      Ego, merupakan bagian yang pertama kali dibedakan dari id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena perananya dalam menghubungkan enegi id kedalam saluran social yang dapat dimengerti oleh orang lain.
c.       Superego, merupakan struktur kepribadian yang paling akhir muncul kira-kira pada usia  tahun. Disbanding dengan id dan ego, yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan ksternal.


B.      HAKEKAT MANUSIA
a.       Mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa yang sebagai satu kesatuan yang utuh.
     Tubuh adalah materi yang dapat dilihat, diraba dan dirasakan tetapi tidak dapat abadi. Jika manusia itu meninggal, tubuhnya hancur dan lenyap, jiwa nya terdapat didalam tubuh, tidak dapat dilihat, dan diraba. Sifatnya abstrak tapi abadi. Jika manusia meninggal, jiwa lepas dari tubuh dan kembali ke asalnya yaitu tuhan.

b.      Mahluk ciptaan tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan mahluk lainnya.
     Kesempurnaanya terletak pada adab dan budayanya, karena manusia dilengkapi oleh penciptanya dengan akal, perasaan, dan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia. Dengan aka (ratio) manusia dapat menciptakan teknologi. Daya rasa (perasaan) dalam diri manusia itu ada dua macam, yaitu perasaan inderawi perasaan rohani.
Perasaan rohani adalah perasaan kuhur yang hanya terdapat pada manusia misalnnya :
1)      Perasaan intelektual
2)      Perasaan estetis
3)      Perasaan etis
4)      Perasaan diri
5)      Perasaan social
6)      Perasaan religious

c.       Mahluk biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawi
     Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi factor-faktor hayati dan budayawi. Sebagai mahluk budayawi manusia dapat dipelajari dari segi – segi : kemasyarakatan, kesabaran, kesenia, ekonomi, perkakas, bahasa, dan sebagainya.

d.      Mahluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan  (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya
     Soren kienkegaard seorang filduf Denmark pelopor ajaran “eksistensialisme” memandang manusia dalam konteks kehidupan konkrit adalah mahluk alamiah yang terikat dengan lingkungannya (ekologi), memiliki sifat-sifat alamiah dan tunduk pada hokum alamiah pula.
     Semakin dekat seseorang dekat dengan Tuhan. Semakin dekat pula ia menuju kesempurnaan dan semakin jauh ia dilepaskan dari rasa kekhawatiran. Semakin dalam menghayati terhadap tuhan semakin bermaksna pula kehidupannya.

C.      KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
     Francis L.K Hsu. Sarjana amerika keturunan cina yang mengkombinasikan dalam dirinya kehlian didalam ilmu antropologi, ilmu psikolog, ilmu filsafat dan kesusastraan cina klasik. Karya tulisnya berjudul psychological homecostatis cina klasik. Majalah anthropologist. Jilid 73 tahun 1971.


D.      PENGERTIAN KEBUDYAAN
     Dua orang antropologi terkemuka yaitu Melville J. Herkovitas dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa kultural determinism berarti segala sesuatu  ang terdapat didalam masyarakat ditentukam adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu.

E.       UNSUR – UNSUR KEBUDAYAAN
     Unsur adalah apa saja sesungguh nya kebudayaan itu, sehingga kebudayaan disini lebih mengandung makna totslitas dari pada sekedar penjumlahan unnsur-unsur yang terdapat didalamnya.
C.kluckhonh didalam karyanya berjudul universal categories ofCulture mengemukakan, bahwa ada 7 unsur kebudayaan, yaitu :
·         System religi
·         System organisasi
·         System pengetahuan
·         System mata pencaharisn hidup dan system-sistem ekonomi
·         System teknologi dan peralatan
·         Bahasa
·         Kesenian

F.       WUJUD KEBUDAYAAN
1)      Kompleks gagasan
2)      Kompleks aktivasi
3)      Wujud sebgai benda

G.     PERUBAHAN KEBUDAYAAN
     Tidak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan mempunyai dinamika dan gerak. Gerak kebudayaan sebenarnya adaah gerak manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tadi. Gerak manusia terjadi karena ia mengadakan hubungan-hubungan dengan manusia lainnya.

H.      KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
     Secara sederhana antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksakan manusia


Sumber :
   Widyo nugroho., Ilmu budaya dasar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar